Hunting Bahan Perpustakaan dan Local Content, Bali 2-5 Juli 2019

Kegiatan hunting Naskah Kuno/Manuskrip merupakan salah satu upaya yang dilakukan Perpustakaan Nasional RI untuk memenuhi koleksi perpustakaan sekaligus meningkatkan khasanah pengetahuan lokal pemustaka. Diawali dengan kegiatan pengidentifikasian keberadaan Naskah Kuno yang masih dimiliki oleh masyarakat setempat, dilanjutkan dengan kegiatan hunting dan verifikasi naskah untuk memastikan keaslian dan originalitas dari bahan langka tersebut. Bali dipilih sebagai salah satu provinsi tujuan dari kegiatan hunting Naskah Kuno/Manuskrip karena dinilai memiliki banyak cerita lokal dan budaya khas sehingga besar kemungkinan kawasan ini memiliki koleksi Naskah Kuno/Manuskrip bersejarah. Demi kelancaran kegiatan hunting, maka Perpustakaan Nasional RI melalui Pusat Pengembangan Koleksi dan Pengembangan Bahan Pustaka menugaskan 4 orang untuk melakukan kegiatan hunting, terdiri dari 3 orang pustakawan dan 1 orang filolog, diantaranya Emyati Tangke Lembang (Kepala Bidang Akuisisi, pustakawan), Nitasary (pustakawan), Dreman (pustakawan), dan Agung Kriswanto (filolog).

 

Pelaksanaan

Dimulai pada tanggal 2 Juli 2019, tim hunting mengunjungi rumah pemilik Naskah Kuno/Manuskrip yaitu, Bapak Ida Bagus Suryadarma Bapak I Ketut Puja. Hasil yang diperoleh diantaranya naskah yang berjudul Wariga yang berisi tentang ilmu perbintangan untuk berbagai keperluan sehari-hari. Selain itu juga ada naskah yang berjudul Aji Pengasih, Kakawin Arjunawiwaha, dan Asta Kosali.

Kendala atau hambatan yang dialami tim hunting saat dilapangan terkait dengan Naskah Kuno ini adalah adanya sifat sakral yang diterapkan oleh pemilik naskah karena merupakan warisan leluhur sehingga tidak setiap waktu dan setiap orang dapat melihat naskah. Untuk mengatasi hal ini maka diperlukan komunikasi secara berkelanjutan dengan pemilik naskah. Selain itu, diperlukan bantuan untuk konservasi sederhana. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah, karena Naskah-naskah warisan leluhur tidak akan digunakan secara sembarangan apalagi diperjualbelikan, menyebabkan adanya dugaan bahwa naskah yang diperlihatkan kepada tim hunting belum mencakup semuanya. Tim Hunting juga melakukan pencarian Local Conten dengan menyasar beberapa tempat diantaranya, Dinas Kearsipan & Perpustakaan Bali, Dinas Kebudayaan Bali, Toko Buku Paramita, dan Toko Rumah Musik.

 

Comments


Tambah Komentar


Silahkan Login Dulu

Login
Anda Pengunjung ke :

Sidebar Menu