Workshop Pedoman Pengatalogan Deskriptif Berbasis RDA di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, 1 Agustus 2019

 Pengantar

Perpustakaan Nasional RI melalui Pusat Pengembangan Koleksi dan Pengolahan Bahan Pustaka, pada tahun 2019 ini melakukan kegiatan Workshop pengatalogan Deskriptif berbasis Resource Description and Access (RDA) di 7 Provinsi, yaitu: Jakarta, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Sulawesi Tengah.Tim RDA Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terdiri dari Triani Rahmawati, Mariana Ginting, Mediawati, Dodi Pribadi, Dwi Handari, Mulyanto, Samsiyah. Kepala Pusat Pengembangan Koleksi dan Pengolahan Bahan Pustaka, Perpusnas saat ini diemban oleh Bapak Drs, Upriyadi, M.Hum.   

Pelaksanaan

Workshop Pedoman Pengatalogan Deskriptif Berbasis Resources Descriptions and Access (RDA)  dilaksanakan pada Kamis  1 Agustus 2019 di Gedung BKPSDMD (Badan Kepegawaian Pengembangan SDM Daerah)  Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

 

Workshop ini dihadiri oleh 70 peserta  se Lingkup Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Workshop Pedoman Pengatalogan Deskriptif Berbasis RDA, diawali dg menyanyikan lagu Indonesia Raya. Dilanjutkan lagu Mars Perpustakaan Nasional. Setelah pembacaan Doa, acara pembukaan dimulai dengan sambutan Kapusbangkol yg diwakili Pustakawan Ahli Madya, Drs. Dodi Pribadi, M.M., M.Si.

 

 

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, DR.IR. Rofiko, MTP selanjutnya memberi sambutan sekaligus membuka acara Workshop Pedoman Pengatalogan Deskriptif Berbasis RDA.Bertempat di Aula Gedung BKPSDMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, beliau membuka dengan pantun :

buku baru berilah sampul,

elok disampul sebelum diisi.

banyak manfaat dalam berkumpul,

bisa saling tukar informasi.

Kepala Dinas selanjutnya memaparkan pentingnya sistem temu kembali informasi di perpustakaan serta memudahkan pemustaka mengenali dan mencari koleksi yang dimiliki perpustakaan, sebagai contoh pak Rofiko mengalami langsung saat penentuan penetapan Depati Amir sebagai pahlawan nasional. Begitu pentingnya informasi yang cepat tepat dan valid serta diwaktu yang terbatas sangat dibutuhkan dalam mendukung data. Selanjutnya beliau melanjutkan bahwa untuk mendukung  implementasi pelaksanaan deskriptif berbasis RDA perlu disiapkan kesiapan  SDM dlm hal ini pengelola perpustakaan, Kesiapan aplikasi perpustakaan yg mendukung penerapan RDA dan Kesiapan& ketersediaan buku pedoman RDA (tercetak/digital).

Sebagai penutup sambutan beliau menginfokan bahwa kebijakan dalam pengembangn perpustakaan sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah sudah tertuang dalam Perda Pemprov Kep.Babel no.1 th 2018 ttg penyelenggaraan perpustakaan.

Penyerahan   tanda kenangan dari Perpusnas kepada   Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Acara pembukaan selesai, dilanjutkan diskusi panel, mengenai Paparan kebijakan penerapan RDA di Indonesia, Paparan pengorganisasian informasi bahan perpustakaan dan Paparan pengantar pengatalogan berbasis RDA. pukul 13.00 acara workshop dilanjutkan praktek pengatalogan berbasis rda melalui aplikasi inlislite 3.1. Materi yang  disampaikan antara lain tentang Kebijakan penerapan RDA di Indonesia,  Pengorganisasian Informasi Bahan Perpustakaan, Pengantar RDA serta dilanjutkan dengan praktik menggunakan aplikasi Perpusnas yaitu INLISLite v.3.1 berbasis RDA.

Comments


Tambah Komentar


Silahkan Login Dulu

Login
Anda Pengunjung ke :

Sidebar Menu