Workshop Pengatalogan Deskriptif Berbasis RDA di Dinas Perpustakaan Provinsi Sumatera Selatan, Palembang 18 Juli 2019

Palembang, 18 Juli 2019

Perpustakaan Nasional (Perpusnas) bekerjasama dengan Dinas Perpustakaan Provinsi Sumatera Selatan mengadakan kegiatan Workshop Pengatalogan Deskriptif Berbasis Resources Descriptions and Access (RDA) yang telah dilaksanakan pada tanggal 18 Juli 2019 di Aula Kantor Dinas Perpustakaan Provinsi Jalan Demang Lebar Daun No. 47 Ilir Bar I, Kota Palembang. Kegiatan ini merupakan salah satu cara yang dilakukan oleh Perpusnas dalam membina seluruh perpustakaan provinsi di Indonesia khususnya dibidang pengorganisasian informasi bahan perpustakaan.

 

Kegiatan ini dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas (Kadis) Perpustakaan Provinsi Sumatera Selatan, Ibu Hj. Mislena, SE., MM. sekaligus memberikan paparan mengenai Arah Kebijakan Perpustakaan di Provinsi Sumatera Selatan. Beliau menyampaikan bahwa peran penting perpustakaan melestarikan hasil budaya umat manusia khususnya yang berbentuk dokumen karya cetak dan karya rekam lainnya, serta menyampaikan gagasan, pemikiran, pengalaman dan pengetahuan serta membangun masyarakat informasi berbasis teknologi informasi dan komunikasi.

Sejalan dengan hal tersebut, Ibu Dra. Adriati, S.IP., M.Hum. selaku Pustakawan Ahli Utama Perpustakaan Nasional mengatakan bahwa RDA adalah bagaimana melakukan pengelolaan bahan perpustakaan yang diadakan oleh satu perpustakaan sebelum sampai kepada masyarakat atau pemustaka yang datang dilayanan, bertujuan memudahkan pemustaka menemukan bahan yang dia cari, bisa dia cari melalui nama pengarang, judul, subjek, atau penerbitnya, kemudian bagi kita diperpustakaan sendiri bisa menentukan dimana letakkan dirak, ujarnya.

“Pada zaman teknologi saat ini semua katalog berbasis kartu sudah menggunakan aplikasi, sehingga mempermudah pemustaka dalam mencari data buku. Sosialisasi, pelatihan, bimbingan tekhnis, dan pembinaan. Penggunaan RDA akan dilakukan secara berantai dari tingkat Nasional sampai tingkat Kabupaten dan Kota”, lanjut beliau.

Narasumber yang dihadirkan oleh Perpustakaan Nasional dalam workshop RDA ini adalah Ibu Dra. Adriati, S.IP., M.Hum. dengan materi Kebijakan Penerapan RDA di Indonesia, Ibu Karyani, SH., MH. yang membawakan materi Pengorganisasian Informasi di Perpustakaan, Ibu Ina Irawati, S.Sos., M.Hum, dengan materi Pengantar RDA, dan Bapak Destiya P. Prabowo, S.Hum., M.Hum., yang memberikan praktik penggunaan aplikasi INLISLite versi 3.1 berbasis RDA.

 

 

Berbicara tentang koleksi perpustakaan maka tidak terlepas dari bagaimana pustakawan dapat menyediakan akses seluas-luasnya kepada pemustaka untuk dapat mendayagunakan koleksi tersebut. Dalam Undang-undang Nomor 43 tahun 2007 tentang Perpustakaan disebutkan bahwa koleksi perpustakaan adalah semua informasi dalam bentuk karya tulis, karya cetak, dan/atau karya rekam dalam berbagai media yang mempunyai nilai pendidikan, yang dihimpun, diolah, dan dilayankan. Dengan demikian agar koleksi perpustakaan dapat dilayankan kepada pemustaka maka terlebih dahulu harus diolah. Salah satu standar yang digunakan dalam pengolahan bahan perpustakaan, yaitu  Resource Description and Access (RDA).

Workshop ini dihadiri oleh 70 orang pustakawan se Provinsi Sumatera Selatan. Para Pustakawan sangat antusias dalam mengikuti acara ini. Kendala yang dihadapi peserta adalah hampir semua peserta belum memahami metadata MARC 21 sebagai dasar pangkalan data perpustakaan berbasis RDA. Beberapa peserta berharap agar dapat diberikan pelatihan kembali mengenai metadata. (Des)

Comments


Tambah Komentar


Silahkan Login Dulu

Login
Anda Pengunjung ke :

Sidebar Menu