Goenawan Mohamad

Goenawan Soesatyo Mohamad (lahir di Batang29 Juli 1941; umur 78 tahun) adalah seorang sastrawan Indonesia terkemuka. Ia juga salah seorang pendiri Majalah Tempo. Ia merupakan adik Kartono Mohamad, seorang dokter yang menjabat sebagai ketua IDI.

Goenawan Mohamad adalah seorang intelektual yang memiliki pandangan yang liberal dan terbuka. Seperti kata Romo Magniz-Suseno, salah seorang koleganya, lawan utama Goenawan Mohamad adalah pemikiran monodimensional.

Pendiri dan mantan Pemimpin Redaksi Majalah Berita Tempo, ini pada masa mudanya lebih dikenal sebagai seorang penyair. Ia ikut menandatangani Manifesto Kebudayaan 1964 yang mengakibatkannya dilarang menulis di berbagai media umum. Ia menulis sejak berusia 17 tahun, dan dua tahun kemudian menerjemahkan puisi penyair wanita AmerikaEmily Dickinson. Sejak di kelas 6 SD, ia mengaku menyenangi acara puisi siaran RRI. Kemudian kakaknya yang dokter, ketika itu berlangganan majalah Kisah asuhan H.B Jassin. Goenawan yang biasanya dipanggil Goen, belajar psikologi di Universitas Indonesia, ilmu politik di Belgia, dan menjadi Nieman Fellow di Harvard UniversityAmerika Serikat. Goenawan menikah dengan Widarti Djajadisastra dan memiliki dua anak.

Karya

Esai

  1. Potret Seorang Penyair Muda Sebagai Si Malin Kundang (1972)
  2. Seks, Sastra, dan Kita (1980)
  3. Kesusastraan dan Kekuasaan (1993)
  4. Setelah Revolusi Tak Ada Lagi (2001)
  5. Kata, Waktu (2001), Eksotopi (2002)

 

Sajak

  1. Parikesit (1971)
  2. Interlude (1973)
  3. Asmaradana (1992)
  4. Misalkan Kita di Sarajevo (1998)
  5. Sajak-Sajak Lengkap 1961-2001 (2001)

 

Buku

  1. Tuhan dan Hal Hal yang Tak Selesai (2007), berisi 99 esai liris pendek. 

Nama Lahir : Goenawan Soesatyo Mohamad
Lahir : Batang, Indonesia, 19 July 1941 ( Umur 79 )
Pekerjaan : Sastrawan
Tahun aktif : 1969-sekarang
Situs web : https://id.wikipedia.org/wiki/Goenawan_Mohamad

Sidebar Menu